Space Iklan
KABUPATEN Tojo Unauna (Touna), adalah satu satu wilayah yang memiliki destinasi wisata di Sulawesi Tengah, seperti Kepulauan Togean yang telah mendunia dan yang sudah sangat dikenal luas baik oleh wisatawan domestic maupun mancanegara.
Selain Kepulauan Togean yang menyimpan keindahan pantai dan bawah lautnya. Ternyata, Touna juga banyak memiliki potensi wisata yang masih terpendam yang berada didaratan. Saat Direktur media ini Tauhid Lawira, menjelajahi potensi-potensi obyek wisata di daratan Touna, mendapati salah satu danau yang masih perawan yang bisa menjadi satu obyek wisata baru di Touna.
Namanya danau Banano, terletak di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna, danau tersebut berdekatan dengan bibir pantai yang dipisahkan oleh jalan Trans Sulawesi. Bibir pantai yang berada dipinggir jalan trans Sulawesi ternyata juga menyimpan potensi wisata laut.
Tak sedikit turis asing yang melakukan perjalanan darat dari Palu atau Makassar ke Touna ketika melintasi wilayah tersebut mampir untuk menikmati keindahan danau dan pantainya. Menurut salah satu turis dari Belanda, Adrie yang sempat mampir ke danau banana mengaku, sangat jarang di dunia ini ada danau yang berdekatan dengan laut.
“Ini sangat indah, kalau dinegara saya ini dipoles jadi obyek wisata yang menjual,” ujarnya.
Danau Banano terbelah tiga, yang paling besar luasnya lebih dari 10 hektar, yang paling kecil luasnya sekitar 2 hektar lalu yang paling sedang luas sekitar 8 hektar. Bila kita melakukanperjalanan dari arah Palu menuju Touna, akan melihat hamparan danau yang indah seperti melewati diatas air. Sebab, jalan trans Sulawesi yang kita lewati diapit oleh danau dan pantai.
Kata Tauhid, Pemda Touna dan Pemrov Sulteng harusnya bisa menggali potesni-potensi wisata alam seperti danau Banano tersebut dengan mengelolahnya sebagai salahsatu obyek pariwasata baru di Sulteng. Sebab, danau Banano memiliki akses yang mudah dijangkau karena berada dipinggir jalan Trans Sulawesi. Apalagi sangat jarang didunia ini ada danau yang berdekatan dengan laut.
Danau tersebut juga bisa menjadi salah satu alternatif obyek wisata baru di Touna, juga bisa menjadi salah satu obyek bagi turis asing yang melakukan perjalanan darat dari Palu ke Togean untuk bisa mampir di Danau Banano. Untuk wisatawan lokal juga bisa manjdi obyek wisata tersendiri, sebab tidak semua wisatawan lokal dapat berkunjung ke Kepulauan Togean karena harus merogoh kocek untuk perjalanan laut maupun penginapan dan lain-lainnya. Nah, tertaris, silahkan kunjungi danau Banano.(bn/ms)
FOTO : Danau Banano di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna, dilihat dari pinggir jalan Trans Sulawesi. (Foto : Tauhid Lawira/ Metrosulawesi)
Selain Kepulauan Togean yang menyimpan keindahan pantai dan bawah lautnya. Ternyata, Touna juga banyak memiliki potensi wisata yang masih terpendam yang berada didaratan. Saat Direktur media ini Tauhid Lawira, menjelajahi potensi-potensi obyek wisata di daratan Touna, mendapati salah satu danau yang masih perawan yang bisa menjadi satu obyek wisata baru di Touna.
Namanya danau Banano, terletak di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna, danau tersebut berdekatan dengan bibir pantai yang dipisahkan oleh jalan Trans Sulawesi. Bibir pantai yang berada dipinggir jalan trans Sulawesi ternyata juga menyimpan potensi wisata laut.
Tak sedikit turis asing yang melakukan perjalanan darat dari Palu atau Makassar ke Touna ketika melintasi wilayah tersebut mampir untuk menikmati keindahan danau dan pantainya. Menurut salah satu turis dari Belanda, Adrie yang sempat mampir ke danau banana mengaku, sangat jarang di dunia ini ada danau yang berdekatan dengan laut.
“Ini sangat indah, kalau dinegara saya ini dipoles jadi obyek wisata yang menjual,” ujarnya.
Danau Banano terbelah tiga, yang paling besar luasnya lebih dari 10 hektar, yang paling kecil luasnya sekitar 2 hektar lalu yang paling sedang luas sekitar 8 hektar. Bila kita melakukanperjalanan dari arah Palu menuju Touna, akan melihat hamparan danau yang indah seperti melewati diatas air. Sebab, jalan trans Sulawesi yang kita lewati diapit oleh danau dan pantai.
Kata Tauhid, Pemda Touna dan Pemrov Sulteng harusnya bisa menggali potesni-potensi wisata alam seperti danau Banano tersebut dengan mengelolahnya sebagai salahsatu obyek pariwasata baru di Sulteng. Sebab, danau Banano memiliki akses yang mudah dijangkau karena berada dipinggir jalan Trans Sulawesi. Apalagi sangat jarang didunia ini ada danau yang berdekatan dengan laut.
Danau tersebut juga bisa menjadi salah satu alternatif obyek wisata baru di Touna, juga bisa menjadi salah satu obyek bagi turis asing yang melakukan perjalanan darat dari Palu ke Togean untuk bisa mampir di Danau Banano. Untuk wisatawan lokal juga bisa manjdi obyek wisata tersendiri, sebab tidak semua wisatawan lokal dapat berkunjung ke Kepulauan Togean karena harus merogoh kocek untuk perjalanan laut maupun penginapan dan lain-lainnya. Nah, tertaris, silahkan kunjungi danau Banano.(bn/ms)
FOTO : Danau Banano di Desa Banano, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna, dilihat dari pinggir jalan Trans Sulawesi. (Foto : Tauhid Lawira/ Metrosulawesi)