Ket foto : Aksi Penggalangan Dana Staf Khusus Mendes PDTT “Kumpulkan 141 Juta Untuk Korban Bencana di Sulteng”
JAKARTA - Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah belum lama ini, ternyata menjadi pusat perhatian Staf Khusus Kementrina Desa PDTT RI Risrudi Tribowo, bersama lembaga Gema Desa dan Anak Muda Indonesia (AMI).
Sedikitnya ada empat wilayah yang dilanda bencana Alam yakni Kabupaten Poso, yang dihantam gempa bumi yang menyebabkan sebagian rumah warga ambruk, Kabupaten Buol, Tolitoli dan Kabupaten Tojo Una-Una, yang dihantam tanah longsor dan banjir yang juga menyebabkan adanya korban jiwa serta korban material bangunan.
Bencana gempa, hujan dan tanah longsor ini telah merusak pemukiman warga hingga banyak warga harus mengungsi, bahkan ada juga warga yang kehilangan tempat tinggalnya.
Kondisi tersebut membuat Staf Khusus Kementrina Desa PDDT RI Risrudi Tribowo, bersama lembaga Gema Desa dan Anak Muda Indonesia (AMI) menitipkan perhatian khusus, hingga berinisitaif memberikan bantuan kepada korban banjir lewat hasil mengamen yang melibatkan para artis.
Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Kemendes (PDTT), Risharyudi Triwibowo yang nerupakan Inisiator penggalangan dana, saat dikutib lewat www.sahabatonline.wordpres.com mengkapkan, bahwa aksi penggalangan dana ini sebagai satu langkah peduli kepada korban bencana, serta menjadi kewajiban sebagai manusia. "Kegiatan ini bukan saja sekedar membantu saudara kita di Sulteng, tapi lebih pada kepekaan kita sesama manusia," kata Triwibowo di lokasi penggalangan dana, Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Rabu (14/6).
Lanjut staf khusus di Kemendes ini, aksi ini juga melibatkan beberapa artis Jakarta seperti, Herman Seventeen, Izzhy, Keyza Alvaro (Putra Pasya Ungu), Evelyn Nada Anjani, Krisna Mukti ini berhasil menarik simpati dari berbagai kalangan, baik dari pegawai Kementerian hingga Menteri Desa Tertinggal itu sendiri.
Triwibowo yang juga anak asli Sulawesi Tengah (Sulteng) ini juga melaporkan, jika panitia kegiatan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 141 juta. Dikatakan, Menteeri Desa PDTT, Eko Putro Sadjojo juga ikut mengambil bagian dari penggalangan dana tersebut.
"Jadi Pak Menteri juga memberikan sumbangan buat korban bencana di Sulteng sebesar Rp 100 juta, ditambah dengan hasil dari ngamen atau kardus keliling sebanyak Rp 41 juta," jelasnya.
Lewat aksi penggalangan dana ini, Triwibowo mengajak agar anak muda Indonesia dan masyarakat ikut pedulia terhadap persoalan-persoalan kemanusiaan yang terjadi belakangan ini. "Pastinya, kegiatan seperti ini bisa mengeratkan tali persaudaraan kita sesama anak bangsa. Gerakan ini memberikan arti penting buat kita, jika persaudaraan itu lebih tinggi dari segalanya" Harapnya. SF