Space Iklan
Ampana, Portalampananews.com - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una Jafar M Amin melaporkan kerusakan terumbu karang diwilayah kepuluan Togean yang diakibatkan penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan.
Dalam mengajukan laporannya Wakil ketua I DPRD Touna ini langsung di terima oleh direktur konservasi Ir Suyatno di kantor Sekretariat Penanganan Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Jakarta belum lama ini
Jafar M Amin menuturkan kepada media ini Jumat (12/1/2018) Berdasarkan hasil Pemantauan dan laporan dari Masyarakat di kepuluan banyak terumbu karang di sekitar pulau-pulau di kepulauan Togean telah rusak.
" Alhamdulillah,saya diterima oleh Direktur Konservasi Ir Suyatno,dan beliau akan melaporkan Ke Bapak Dirjen serta akan mengundang Kepalai Balai TNKT " tuturnya
Menurut Legislator dari Partai Nasdem ini kerusakan terumbu karang terjadi karena dinilai Kurang respon dan Pengawasan dari Balai Taman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT) bahkan kerusakan terumbu karang mengancam ekosistem laut dan wisata bahari Indonesia.
" Dizaman pemerintah daerah Kabupaten Tojounauna sebelumnya telah terjadi penolakan terhadap berdirinya Balai Tanaman Nasional Kepulauan Togean (BTNKT)" urainya
Namun setelah pemerintahan berganti Bupati Mohamad Lahay dan Wakil bupati Admin Lasimpala barulah TNKT mendapatkan angin segar untuk beroperasi di wilayah Kepulauan Togean.
"Namun harapan terhadap TNKT sebagai lembaga yg memiliki otoritas untuk melakukan perlindungn terhadap kawasan tersebut di Nilai ada indikasi tidak melakukan tindakan terhadap laju kerusakan terumbu karang di kepulauan Togean "ucapnya.
" Sehingga Setiap hari bom meledak di kawasan tersebut, bahkan hampir 50 kali dalam sehari. Atas dasar itu maka saya melakukan konsultasi dam melaporkan ke Kementrian LHK" terangnya
Terlebih menurut Jafar, Kepulauan Togean merupakan salah satu destinasi terbaik di Indonesia dengan obyek Wisata Laut dan keindahan sejumlah pulau pulau sehingga wajib kita menjaga dan Melestarikan terumbu karang.
Dari informasi yang dihimpun media ini, Penyebab utama kerusakan terumbu karang di perairan Kepulauan Togean adalah penggunaan bahan peledak dalam penangkapan ikan. dengan cara ini sehingga kerusakan terumbu karang semakin meluas.
Di ketahui Sebagai Kawasan Wilayah Taman Nasional, Kepulauan Togean telah ditetapkan oleh pemerintah melalui SK menkehut pada tahun 2004 dan telah di tetapkan kawasan seluas kurang lebih 380 ribu Hektare (HW)