Space Iklan
GORONTALO, Portalampananews.com - Aksi Solidaritas Parlemen Jalanan Oleh AMPPUTASI (Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Tanjung Sari) juga digelar Di provinsi Gorontalo Kamis 23-3-2018.
Aksi ini digelar Depan Kampus UNG-Bundaran HI-RRI Gorontalo
Masa gabungan yang Turun dalam aksi solidaritas berjumlah sekitar 250 Orang di antaranya Paguyuban Sulawesi Tengah
PPMI-SULTENG, PPMIB.G, KAMB.G,, IMIKB
KMI-BALUT, KPMI-BANGKEP, Kodim, IPMI.TU, IMI-TR, FKMKB, HPMI-KP, HMB.G, Kecamatan Masalah dan HMJ IHK.
Jenderal lapangan dalam aksi ini Abd Rahmat Lakoro mengatakan, Aksi ini Merupakan bentuk keterpanggilan dan kepedulian Pemuda/Mahasiswa Sulawesi Tengah Yang berada di Gorontalo terhadap Eksekusi Lahan Di Tanjung Sari Kabupaten Luwuk..
"aksi ini kami gelar Setelah sebelumnya pada tgl 19 Maret PN Luwuk melaksanakan Eksekusi Lahan yang mengakibatkan 1.411 Warga kehilangan tempat Tinggal, dan 220 Unit Rumah teracam digusur." ucap Rahmat
Dalam orasinya mereka menyuarakan tentang Eksekusi lahan yang melibatkan 1.000 Personil Polri/TNI yang terlibat Bentrok dengan Masyarakat dan melakukan tindakan refresif untuk memaksa warga keluar dari lahan yang akan dieksekusi.
Dalam Aksi ini Amputasi menuntut dengan beberapa poin yaitu
1. Mengutuk Segala Bentuk Pelanggaran HAM di Tanjung Luwuk
2. Kembalikan Hak Tanah Rakyat Tanjung
3. Meminta Kepada Kapolri Untuk
Mencopot Kapolda dan Kapolres Banggai
4.Meminta kepada Komisi Yudisial meninjau Kembali Putusan MA terkait persoalan Tanah
5. Mengharapkan Negara Untuk Hadir dalam penyelesaian Sengketa berdasarkan Prinsip Nilai Pancasila dan UUD 1945
6. Hentikan Segala proses Penggusuran dan tindakan refresif Aparat terhadap masyarakat Tanjung
7. Kepada Ombudsman Sulteng Untuk menindaki Kepolisian dan Pengadilan yang menyalah Gunakan Wewenang
8. Bebaskan Seluruh Masyarakat maupun Aktivis yang ditahan Polres Banggai.