Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala
Kantor Pertanahan Touna Siswoyo,S.ST.,MAP, Kepala Tata Usaha Fatmawati, Asisten
I Pemerintahan dan Kesra Alfian Matajeng, Kepala Dinas PPKUMKM Isa Ashar
Latimumu, serta tamu undangan lainnya.
Kepala Kantor Pertanahan Touna Siswoyo saat
dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan sinergi reforma agraria itu merupakan
kolaborasi antara ATR/BPN kemudian Pemerintah Daerah dan juga masyarakat,
harapan kami dari kegiatan sinergi reforma agraria penataan akses baik di
tingkat Kabupaten/kota terlaksana dengan baik.
"Karena selama ini kita ketahui bersama
Kementerian ATR/BPN itu sudah memberikan aset berupa sertipikat tanah baik
kegiatan PTSL, Redistribusi Tanah ataupun lintas sektor dan juga mengandeng pensertifikatan
aset tanah Pemerintah Daerah dan juga kami berharap Pemerintah Daerah Kabupaten
Touna dapat menindaklanjuti dengan pengadaan akses berupa modal, pengadaan
infrastruktur di Kabupaten/kota ataupun di desa dalam rencana pemberdayaan
masyarakat tersebut,"kata Siswoyo
Sementara itu, Asisten I Pemerintahan dan
Kesra Alfian Matajeng mengucapkan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN yang
telah melakukan gerakan sinergi reforma agraria. Kegiatan ini tentunya lebih
pada untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan kegiatan reforma
agraria ini nantinya ada kejelasan kepemilikan bidang tanah oleh masyarakat.
Saat ini kita ketahui bersama, bahwa banyak
pemilik-pemilik tanah yang masih bermasalah, apakah di internal keluarga maupun
di luar internal keluarga.
"Olehnya melalui gerakan sinergi reforma
agraria memberikan kejelasan status tanah pada masyarakat, sehingga dengan
kejelasan status masyarakat itu dapat di manfaatkan bidang tanahnya untuk
kepentingan usaha -usaha di bidang kegiatan kemasyarakatan sehingga kedepannya
dengan status jelas kepemilikan lahan ini terdapat peningkatan
masyarakat,"jelas Alfian Matajeng.(Anto)