Kabar Maleo - Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tojo Una-Una mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Dinas Komunikasi dan Informatika(Diskominfo) dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Sulawesi Tengah di buka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin. Bertempat, di Torau Resort Tentena. Selasa malam (14/5/2024).
Peserta Rakor Dinas Kominfo
Tojo Una-Una di pimpin oleh Sekretaris Diskominfo Askari Muslaini yang di dampingi oleh Kabid Pengelolaan
Informasi dan Komunikasi Publik Zahid
Palampanga beserta pejabat fungsional dan staf lingkup Diskominfo Touna.
Rakor kali ini mengangkat tema
“Transformasi Digital Menuju Masa Depan Sulawesi Tengah Yang Lebih Sejahtera
dan Lebih Maju”.
Dalam laporan panitia yang
dibacakan Sekretaris Dinas Kominfo Santik Provinsi Sulteng, Aswin Saudo selaku
Ketua Panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan
bentuk penguatan Dinas yang membidangi urusan Komunikasi Informatika, urusan
Persandian dan bidang urusan Statistik.
"Selain itu, acara ini
bertujuan untuk meningkatkan koordinasi antar Dinas Komunikasi, Informatika,
Persandian, dan Statistik di Sulawesi Tengah, menjadi sarana dalam memperkuat
sinergi dan kolaborasi antar instansi terkait serta sebagai wadah untuk
merumuskan indikator-indikator rencana aksi diskominfo se-Sulawesi Tengah yang
akan dilaksanakan pada periode berjalan maupun yang akan datang"terang Aswin Saudo dalam laporannya .
Sementara itu, dikesempatan
yang sama Gubernur diwakili Asisten I, Fahrudin menyampaikan bahwa pelaksanaan
Rakor ini merupakan bentuk penguatan Dinas yang membidangi urusan komunikasi
informatika, urusan persandian dan bidang urusan statistik serta memiliki peran
dan nilai yang strategis dalam rangka mengoptimalisasi capaian program dan
kegiatan berdasarkan dokumen perencanaan yang berisi target dan sasaran sesuai
dengan kewenangan dan tanggung jawab.
“Rakor ini menjadi momentum
saudara-saudari melakukan evaluasi dan koreksi atas kelemahan, kekurangan,
hambatan yang dihadapi saat melaksanakan program dan kegiatan di tahun
berjalan”, ujar Fahrudin.
Menurut Fahrudin, Indonesia
memiliki potensi besar untuk tumbuh dalam era ekonomi digital. hal ini didukung
jumlah populasi penduduk sebesar 270 juta jiwa, sebanyak 78 persen dari jumlah
populasi indonesia telah terakses internet, dan rerata berada di kawasan
perkotaan dengan jumlah pengguna internet aktif mencapai lebih dari 215 juta
orang.
“Ini merupakan tantangan bagi
kita dalam hal penyediaan infrastruktur jaringan dan peningkatan pengetahuan,
kemampuan dan keterampilan,"tuturnya.
Saya mengajak seluruh peserta
Rakor untuk dapat menghasilkan rumusan program pembangunan Kekominfoan yang
tepat sebagai wujud peningkatan kualitas pelayanan publik dalam memenuhi
kebutuhan informasi dan komunikasi.
Melalui pelaksanaan rakor ini
berharap forum ini dapat terus membangun sinergitas yang harmonis antar
Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota, mitra kerja terkait, perguruan tinggi,
masyarakat serta organisasi sosial yang berkiprah di jalur informatika.
"Selain itu, tercipta
kolaborasi dan sinergitas antara PPID Provinsi dan PPID Kabupaten/Kota
se-Sulawesi Tengah dengan mengacu pada Peraturan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor
12 tahun 2021 tentang sistem informasi dan dokumentasi pemerintah daerah untuk
mewujudkan “Sulteng Informatif 2026”."jelasnya
Kegiatan rakor dihadiri, Unsur
Forkopimda Sulteng, Kadis Kominfo Santik Provinsi Sulteng Sudaryano R.
Lamangkona, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kominfo Santik Provinsi Sulteng Ny.
Arhami A.S Lamangkona, Sekretaris Daerah Kab. Poso Herningsi Tampai,
Narasumber, Kominfo dan PPID OPD se-Sulteng, Pemerintah Daerah Kabupaten Poso,
Mitra Kerja, Stakeholder serta pejabat terkait lainya.