Kabar Maleo - Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Una-Una tengah bersiap meluncurkan layanan pertanahan berbasis elektronik untuk memberi kemudahan kepada masyarakat.
Dalam Konferensi pers kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tojo Una-Una memaparkan layanan konsultasi publik dalam rangka program strategis nasional dan perkenalan layanan sertifikasi elektronik, kamis (27/6/2024).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Pertanahan Touna Siswoyo,S.ST.,M.A.P didampingi KTU Fatmawati, Plt Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Imran, Plt Kepala Seksi Pengendalian dan Penanganan Sengketa, Akbar, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Sabir serta di hadiri sejumlah media.
Kepala Kantor Pertanahan Tojo Una-Una Siswoyo menyampaikan bahwa target kantor pertanahan Kabupaten Tojo una-una telah melaksanakan kegiatan yaitu Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL), Sertipikasi Lintas Sektor (Lintor), Sertipikasi Barang Milik Negara (BMN), Zona Nilai Tanah (ZNT), Konsolidasi Tanah (KT).
Siswoyo menjelaskan, data dan informasi penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah (D-IP4T), penataan akses reforma agraria (pemberdayaan tanah masyarakat) redistribusi tanah serta sertipikasi tanah aset Pemerintah Daerah
Tidak hanya itu , Siswoyo katakan, untuk PTSL ada 5.020 sertipikat ada 10 desa yang terdiri 7 desa/kelurahan di wilayah darat dan 3 desa wilayah kepulauan dan sebagian akan diterbitkan secara elektronik dan sebagian masih bersifat manual.
" Lintas sektor tahun ini kita bekerja sama dengan dinas kelautan dan sudah kita lakukan kegiatan pengukuran dan inventarisasi sebanyak 50 bidang di 4 desa di wilayah Kepulauan yakni Desa molowagu, Bomba, Kambutu, Malino Kecamatan batudaka." terangnya
"Sertipikat barang milik negara pada tahun ini sebanyak 5 bidang yaitu Depag dan saat ini sudah kita lakukan pengukuran di wilayah kepulauan juga," sambungnya
"zona nilai tanah tahun ini ada pembaruan di 200 bidang atau titik yang digunakan MoU bersama pemerintah daerah yang kami lakukan pengambilan sampel terutama di dekat kantor" jelasnya
Untuk Konsolidasi tanah hal ini sudah dilakukan sosialisasi bersama asisten 1 Pemkab Touna bersama kepala desa dan masyarakat di desa Cempa, berdasarkan usulan tahun 2022 dari Desa mengusulkan ke Pemda dan lokasi masyarakat yang berhuni atau tinggal sepanjang bantaran sungai dan pinggir pantai.
Dia menambahkan, Untuk D-IPAT ada 900 bidan di desa tombiano Kecamatan Tojo barat saat ini dalam progres.
Untuk penataan akses reforma Agraria (pemberdayaan tanah masyarakat), kata Siswoyo ada sebanyak 600 KK di 5 desa yakni Desa Takibangke Kecamatan Ulubongka, Desa Urundaka, Borone, Uemakuni Kecamatan Ampana Tete dan Desa Buntongi Kecamatan Ampana Kota.
Untuk redistribusi tanah ada 1.000 bidang di 14 desa, yakni Desa Mpoa, Bulan Jaya, Urundaka, Borone, Uemakuni, Balanggala Kecamatan Ampana Tete, Desa Bonevonto, Takibangke, Kasiala Kecamatan Ulubongka, Titi'rii Kecamatan Togean, Desa Patoyan Kecamatan Batudaka.
Siswoyo katakan, untuk sertifikasi tanah aset pemerintah daerah kabupaten Tojo una-una ada sebanyak 50 bidang merupakan pelaksanaan kegiatan rutin yang juga sedang progres
Sementara itu progres peluncuran pembuatan akta secara Elektronik saat ini pertanahan Touna akan melakukan sosialisasi dan Edukasi secara bertahap kepada masyarakat dengan sosialisasi layanan Sertifikat elektronik
Siswoyo menyampaikan , , perubahan bentuk sertifikat tanah yang nantinya akan menjadi sertifikat elektronik dengan menggunakan Barcode merupakan bagian dari transformasi pelayanan pertanahan di kabupaten Tojo Una-una sekaligus memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat Tanah.
"Kami berharap melalui kesempatan ini rekan-rekan media dapat mensosialisasikan tentang program pelayanan informasi publik Kantor Pertahanan Kabupaten Tojo Una-Una Kepada seluruh masyarakat," tandasnya